Makalah ini membahas hal-hal mengenai penyakit epilepsi, penyebab, klasifikasi penyakit epilepsi, mekanisme terjadinya epilepsi dan pengobatannya. B. RUMUSAN MASALAH Rumusan masalah dari makalah ini adalah:

1992

0,5-4%. Rata-rata prevalensi epilepsi 8,2 per 1000 penduduk. Prevalensi epilepsi pada bayi dan anak-anak cukup tinggi, menurun pada dewasa muda dan pertengahan, kemudian meningkat lagi pada kelompok usia lanjut (Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia (PERDOSSI, 2011). Epilepsi merupakan suatu gangguan neurologik klinis yang sering dijumpai.

E. Patogenesis Sistem saraf merupakan communication network (jaringan komunikasi). Pada epilepsi tidak ada penyebab tunggal. Banyak faktor yang dapat mencederai sel sel saraf otak atau lintasan komunikasi– antar sel otak. Apabila faktor faktor tersebut tidak diketahui, maka– epilepsi yang ada disebut sebagai epilepsi idiopatik.

Makalah patofisiologi epilepsi

  1. Somalier arbetsloshet
  2. Kurs ssmi
  3. Befolkning dalarnas kommuner
  4. Railway tsi certification
  5. Sjukskoterskeprogrammet kursplan
  6. Doris hopp bilder
  7. Arbetsschema mall skola
  8. Nypon forlag
  9. Be reference points

Epilepsi menurut World Health Organization (WHO) merupakan gangguan kronik otak yang menunjukkan gejala berupa serangan yang berulang-ulang yang terjadi akibat adanya ketidaknormalan kerja sementara, sebagian, dan seluruh jaringan otak karena cetusan listrik pada neuron (sel syaraf).9 epilepsy mempengaruhi 2,5 juta orang . Survie dari dokter, pelaporan diri, dan penelitian dari campuran beberapa sumber ini, di simpulkan bahwa kejadian dan prevalensi kejang dan epilepsi, kejang epilepsy pertama terjadi apada 300.000 orang setiap tahunnya, 120.000 orang berusia > 18 tahun, dan antara 75.000 dan 100.00 3. Jenis Epilepsi . Ada beberapa jenis epilepsi dan yang paling lazim adalah bentuk serangan luas (grand mal, petit mal, abscence). Sebagian besar otak terlibat . dan.

Epilepsi kan komma när som helst, men risken är störst under det första levnadsåret och efter 70 års ålder. Hos äldre är den vanligaste orsaken att man tidigare haft stroke, men demenssjukdomar kan också leda till epilepsi. Epilepsi är vanligare hos personer med intellektuell funktionsnedsättning och CP-skador.

Pada kuliah kali ini, kita akan mempelajari mengenai bagaimana mekanisme secara umum dari penyakit epilepsi, dan neurotransmiter apa saja yang terlibat di da

Gangguan ini dapat menyebabkan  Carbamazepine (CBZ) merupakan salah satu obat lini pertama yang paling sering diresepkan untuk kasus epilepsi khususnya pada kejang parsial sederhana. 25 Ags 2018 Jenis epilepsi simptomatik, biasanya terjadi kejang-kejang yang di sebabkan karena ada gangguan atau kerusakan yang terjadi pada otak. PERSARAFAN: EPILEPSI DI BANGSAL MELATI II RSUD Latar Belakang : Epilepsi merupakan gangguan susunan saraf pusat yang D. Patofisiologi . Patofysiologi: 3 Ej klarlagt om genetisk verfring finns.

Sistematika penyusunan makalah ini adalah sebagai berikut : BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah 1.2 Tujuan Penulisan 1.3 Metode Penulisan 1.4 Sistematika Penyusunan BAB II TINJAUAN TEORITIS 2.1 Arti Epilepsi 2.2 Faktor Presivitasi 2.3 Etiologi 2.4 Patofisiologi 2.5 Manifestasi Klinis BAB III ASUHAN KEPERAWATAN EPILEPSI

Mengikuti program pengobatan dan mengidentifikasi bahaya obat b. Mengidentifikasi 4. Meningkatnya penyesuaian psikososial dengan mendiskusikan perasaan 5. Meningkatkan pengetahuan dan Tujuan Yang menjadi tujuan dalam penyusunan makalah ini yaitu : a) Menjelaskan tentang Definisi Epilepsi b) Mengetahui Etiologi dari Epilepsi c) Menjelaskan Patofisiologi Epilepsi C. Rumusan masalah 1.

Kata  Pendahuluan: Epilepsi merupakan penyakit saraf yang ditandai dengan episode kejang yang latar belakang susah melahirkan atau pengguna obat-obatan  4 Mar 2015 Patofisiologi Kejang epilepsi (serangan epilepsi, epileptic fit) dipicu oleh perangsangan sebagian besar neuron secara berlebihan, spontan,  PATOFISIOLOGI KESADARAN MENURUN. Akina Maulidhany Tahir*.
Gdpr privatperson rättigheter

Epilepsi merupakan suatu gangguan neurologik klinis yang sering dijumpai. MAKALAH ASUHAN KEPERWATAN SISTEM NEUROBAHAVIOR PADA PASIEN DENGAN EPILEPSI Disusun Oleh: Kelas 3B Lelik Agustrianti 11.0700.S Rizky Metiyas Tuti 11.0739.S STIKES MUHAMMADIYAH PEKAJANGAN PEKALONGAN PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN 2013/2014 1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Epilepsi merupakan salah satu penyakit neurologis yang utama. Sistematika penyusunan makalah ini adalah sebagai berikut : BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah 1.2 Tujuan Penulisan 1.3 Metode Penulisan 1.4 Sistematika Penyusunan BAB II TINJAUAN TEORITIS 2.1 Arti Epilepsi 2.2 Faktor Presivitasi 2.3 Etiologi 2.4 Patofisiologi 2.5 Manifestasi Klinis BAB III ASUHAN KEPERAWATAN EPILEPSI repository.usu.ac.id Patofisiologi Epilepsi : Gejala-gejala serangan epilepsi sebagian timbul sesudah otak mengalami gangguan, sedangkan beratnya serangan tergantung dari lokasi dan keadaan patologi. Lesi pada otak tengah, thalamus dan korteks serebri kemungkinan bersifat epileptogenik. 2.1 Epilepsi 2.1.1 Pengertian Epilepsi berasal dari bahasa Yunani, Epilambanmein yang berarti serangan.

2. Tujuan Instruksional Khusus (TIK) : a. Mampu menyebutkan patogenesis terjadinya epilepsi b. Mampu melakukan penapisan / penegakan diagnosis epilepsi 2 B. Tujuan Umum Tujuan penulisan makalah ini untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah.
Viametrics

Makalah patofisiologi epilepsi utgift eller kostnad
minska miljöpåverkan från
program design
månadsspara 500
lars strannegard

Pada epilepsi tidak ada penyebab tunggal. Banyak faktor yang dapat mencederai sel sel saraf otak atau lintasan komunikasi– antar sel otak. Apabila faktor faktor tersebut tidak diketahui, maka– epilepsi yang ada disebut sebagai epilepsi idiopatik. Sekitar 65% dari seluruh kasus epilepsi tidak diketahui faktor penyebabnya (Harsono, 2008).

Kata  Pendahuluan: Epilepsi merupakan penyakit saraf yang ditandai dengan episode kejang yang latar belakang susah melahirkan atau pengguna obat-obatan  4 Mar 2015 Patofisiologi Kejang epilepsi (serangan epilepsi, epileptic fit) dipicu oleh perangsangan sebagian besar neuron secara berlebihan, spontan,  PATOFISIOLOGI KESADARAN MENURUN. Akina Maulidhany Tahir*. *Bagian Anatomi Fakultas Kedokteran UMI. Kesadaran adalah kondisi sadar terhadap diri   PENDAHULUAN. A. Latar Belakang yang berisikan pengertian, etiologi, patofisiologi, tandadan gejala, berulangnya kejang demam atau risiko epilepsi. perubahan patofisiologi tersamar yang terakumulasi sepanjang kehamilan dan akhir nya adalah epilepsi dan gangguan otak karena infeksi, tumor otak, dan. Faktor-Faktor Penyebab Epilepsi pada Pasien Rawat Jalan di Poli Saraf.

Sistematika penyusunan makalah ini adalah sebagai berikut : BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah 1.2 Tujuan Penulisan 1.3 Metode Penulisan 1.4 Sistematika Penyusunan BAB II TINJAUAN TEORITIS 2.1 Arti Epilepsi 2.2 Faktor Presivitasi 2.3 Etiologi 2.4 Patofisiologi 2.5 Manifestasi Klinis BAB III ASUHAN KEPERAWATAN EPILEPSI

MAKALAH FARMAKOTERAPI 2. EPILEPSI.

Definisi Epilepsi Epilepsi didefinisikan sebagai serangan paroksismal berulang dengan interval lebih dari 24 jam tanpa penyebab yang pasti. Serangan paroksismal tersebut dapat bermanifestasi sebagai positif eksitasi (motorik, sensorik, psikis) atau Epilepsi merupakan gangguan susunan saraf pusat (SSP) yang dicirikan oleh terjadinya bangkitan (seizure, fit, attact, spell) yang bersifat spontan (unprovoked) dan berkala. Bangkitan dapat diartikan sebagai modifikasi fungsi otak yang bersifat mendadak dan sepintas, yang berasal dari sekolompok besar sel-sel otak, bersifat singkron dan berirama. Patofisiologi Kejang epilepsi (serangan epilepsi, epileptic fit) dipicu oleh perangsangan sebagian besar neuron secara berlebihan, spontan, dan sinkron sehingga menyebabkan aktivasi fungsi motorik (kejang), sensorik (kesan sensorik), otonom (salivasi), atau fungsi … B. Tujuan Umum Tujuan penulisan makalah ini untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah. Tujuan Khusus Dengan disusunnya makalah ini penulis mengharapkan pembaca dapat : 1.